Tuesday, October 9, 2007
Jangan Percaya Ramalan
Semaraknya acara-acara tv tentang makhluk gaib. Dan bahkan acara-acara gossip dan info2 bersumber ke paranormal...behhh…

Tadi pagi nonton AlMisbah di MetroTV pas Sahur..dan ternyata salah satunya membahas tentang pengetahuan tentang kejadian di masa depan yang hanya Allahlah yang mengetahuinya.

Dan ini bahasan yang ada di buku Halal dan Haram dalam islam(ane dapet dari sini)

Nabi Muhammad S.A.W. datang dan dijumpainya di tengah-tengah masyarakat ada sekelompok manusia tukang dusta yang disebut kuhhan (dukun) dan arraf (tukang ramal). Mereka mengaku dapat mengetahui perkara-perkara ghaib baik untuk masa
yang telah lalu maupun yang akan datang, dengan jalan mengadakan hubungan dengan jin dan sebagainya.

Justru itu Rasulullah s.a.w. kemudian memproklamirkan perang dengan kedustaan yang tidak berlandaskan ilmu, petunjuk maupun dalil syara'.

Rasulullah membacakan kepada mereka wahyu Allah yang berbunyi:
"Katakanlah! Tidak ada yang dapat mengetahui perkara ghaib di
langit dan di bumi melainkan Allah semesta." (an-Naml: 65)

Bukan Malaikat, bukan jin dan bukan manusia yang mengetahui perkara-perkara ghaib.Rasulullah juga menegaskan tentang dirinya dengan perintah Allah s.w.t. sebagai berikut:
"Kalau saya dapat mengetahui perkara ghaib, niscaya saya dapat memperoleh kekayaan yang banyak dan saya tidak akan ditimpa suatu musibah; tidak lain saya hanyalah seorang (Nabi) yang membawa khabar duka dan membawa khabar gembira untuk kaum yang mau beriman." (al-A'raf: 188)

Allah memberitakan tentang jinnya Nabi Sulaiman sebagai berikut:

"Sungguh andaikata mereka (jin) itu dapat mengetahui perkara ghaib, niscaya mereka tidak kekal dalam siksaan yang hina." (Saba': 14)

Oleh karena itu, barangsiapa mengaku dapat mengetahui perkara ghaib yang sebenarnya, berarti dia mendustakan Allah, mendustakan kenyataan dan mendustakan manusia banyak.

Sebagian utusan pernah datang ke tempat Nabi, mereka menganggap bahwa Nabi adalah salah seorang yang mengaku dapat mengetahui perkara ghaib. Kemudian mereka menyembunyikan sesuatu di tangannya dan berkata kepada Nabi: Tahukah tuan apakah ini? Maka Nabi menjawab dengan tegas:"Aku bukan seorang tukang tenung, sebab sesungguhnya tukang tenung dan pekerjaan tenung serta seluruh tukang tenung di neraka."


Jadi kesimpulannya Jangan percaya ramal-ramalan. Andai
kadang kita tahu dan mendengar dan banyak yang benar..ya itu kebetulan
saja.

Jika saya ada khilaf mohon dimaafkeun...jika kemaren-kemaren saya ada salah..mohon dimaafkeun

Labels:

 
posted by Kian at 8:30 AM | Permalink |


10 Comments:


At October 9, 2007 at 9:11 AM, Anonymous kamtib

oalahhhhh.....
tak maapken nak kian..!!!

 

At October 9, 2007 at 12:44 PM, Anonymous septianw

kadang banyak sekali kebetulan yang tepat

 

At October 9, 2007 at 4:02 PM, Anonymous funkshit

klo ramalan cuaca.. kadang percaya juga dnks. ..mayan biatr nga keujanan

 

At October 10, 2007 at 8:35 PM, Blogger Puput

mohon maap lahir batin juga sista sayang
^^

 

At October 11, 2007 at 1:26 AM, Anonymous adadeh

Selamat Idul Fitri 1428 H

“Ketika manusia tak luput dari kesalahan,
dan ketika Tuhan memberi kesempatan”

Minal Aidin Wal Faidzin
Mohon maaf lahir dan batin

 

At October 11, 2007 at 6:34 AM, Anonymous nabeela

benerrrrrr banget mbak q!
skr tu parah banget,,
apa2 pake ramalan,,sampe2 ada layanan ramal lwt sms!
naudzubillah..

 

At October 11, 2007 at 2:42 PM, Anonymous huda

orang kita tuh sukanya emang yg aneh2. Semua yg aneh2 biasanya laris :D

sinetron aja sekarang semua berbau mistis. Kadang2 sinetron cinta, di tengah jalan berubah jadi sinetron mistis.

aq jg paling benci dgn org yg percaya begituan..

betewe mbak, met lebaran ya..
mohon maaf lahir batin

 

At October 17, 2007 at 10:16 AM, Blogger danang

Ho'oh ga sah percaya lamaran eh ramalan nothing dah pokoknya... met lebaran yee...

 

At October 20, 2007 at 5:56 PM, Blogger KHOLIX

oh nak kian...sutralah...tak maapkan dech...

 

At October 24, 2007 at 7:43 PM, Anonymous septianw

Met lebaran Kian.
Mohon maaf lahir batin ya.